Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Selama era kehamilan, tubuh seorang ibu memerlukan tambahan nutrisi, vitamin, dan mineral. Mendapatkan nutrisi yang baik jadi hal yang terlalu perlu bagi ibu hamil, lebih-lebih untuk tumbuh kembang janin dalam kandungan. Pola makan adalah tidak benar satu kunci untuk memperoleh nutrisi yang memadai bagi ibu dan bayi.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Sayuran Mentah? Kebiasaan makan yang jelek akan menaikkan risiko komplikasi yang beresiko bagi ibu dan bayi. Cara paling ringan untuk memperoleh pola makan dengan nutrisi baik adalah pilih tipe makanannya. Diet sehat juga akan memudahkan Anda mengurangi berat badan sehabis melahirkan. Lalu, makanan apa saja yang baik untuk ibu hamil? Dapatkan informasi, ide dan insight di email kamu.

Daftarkan email

1. Produk olahan susu Selama kehamilan, tambahan protein dan kalsium dibutuhkan ibu untuk memenuhi tumbuh kembang janin. Merangkum dari Healthline, product olahan susu punya kandungan dua tipe protein, yakni kasein dan whey. Selain itu, susu jadi sumber kalsium terbaik. Tak hanya itu, susu juga punya kandungan fosfor vitamin B, magnesium, dan seng. Meski begitu, ibu hamil kudu menjauhkan product olahan susu kalau mengalami intoleransi laktosa berbadan dua sehat .

2. Legum (kacang-kacangan) Kacang-kacangan seperti lentil, kacang polong, kedelai, dan kacang tanah terlalu baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Legum sendiri adalah sumber nabati yang kaya akan serat, protein, zat besi, folat, dan kalsium. Baca juga: Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Es? Semua persentase gizi dalam kacang-kacangan berikut dibutuhkan untuk perkembangan janin dalam kandungan, lebih-lebih selama trimester pertama.

3. Ubi jalar Ubi jalar adalah suber beta-karoten yang baik bagi ibu hamil. Beta-karoten nantinya akan diubah jadi vitamin A dalam tubuh. Vitamin A sendiri terlalu perlu bagi perkembangan dan diferensiasi beberapa besar sel dan jaringan. Hal ini terlalu perlu bagi perkembangan janin. Meski ibu hamil memerlukan vitamin A, tapi sumber vitamin A berbasis hewani kudu dihindari. Itu karena vitamin A yang bersumber dari hewan dapat sebabkan keracunan kalau dikonsumsi berlebihan.

4. Salmon Salmon merupakan tipe ikan berlemak yang nutrisinya juga dibutuhkan oleh ibu hamil. Salah satu nutrisi perlu dari ikan ini adalah lemak omega-3 esensial. Nutrisi tersebut, lebih-lebih dalam bentuk DHA dan EPA, perlu dalam membangun otak dan mata janin.

5. Telur Bagi masyarakat di Indonesia, telur merupakan tidak benar satu bahan makan yang ringan ditemui dengan persentase nutrisi tinggi. Telur dapat jadi sumber kolin yang bagus untuk ibu hamil. Senyawa ini terlalu perlu bagi perkembangan otak dan kesehatan janin. Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Buah Naga? Asupan kolin yang rendah selama kehamilan dapat menaikkan risiko cacat tabung saraf dan mungkin sebabkan penurunan fungsi otak pada janin klinik kehamilan jakarta dan bekasi .

6. Sayuran hijau Sayuran hijau seperti brokoli, kangkung, dan bayam punya kandungan banyak nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Nutrisi-nutrisi berikut seperti serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat, dan kalium. Tak hanya itu, sayuran hijau kebanyakan juga punya kandungan antioksidan tinggi. Melansir dari American Pregnancy, ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi empat porsi sayuran tiap tiap hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *